YUDISIUM FAKULTAS TARBIYAH, BUPATI KEDIRI BERIKAN ORASI ILMIAH

Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Kediri menggelar Yudisium Gelombang 1 pada Hari Rabu, tanggal 18 Agustus 2021. Untuk menghindari terjadinya kerumunan dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, prosesi pembacaan Surat Keputusan Kelulusan tersebut dilaksanakan secara online melalui Zoom dan Youtube. Meskipun dilaksanakan secara online, kegiatan ini berlangsung hikmad dan dapat diikuti dengan baik oleh seluruh elemen yang terlibat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Ali Anwar, M.Ag., Wakil Dekan 1 Fakultas Tarbiyah, Dr. Hj. Mu’awanah, M.Pd., Wakil Dekan 2 Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Fathor Rasyid, M.Pd., Kaprodi, Sekprodi dan dosen di lingkungan Fakultas Tarbiyah, serta sejumlah 286 orang mahasiswa Fakultas Tarbiyah peserta yudisium. Mahasiswa peserta yudisium kali ini berasal dari empat program studi, yaitu Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam, Program Studi S1 Pendidikan Bahasan Arab, Program Studi S1 Tadris Bahasa Inggris, dan Program Studi S1 Tadris Matematika.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. H. Ali Anwar, M.Ag., memberikan sambutan serta ucapan terima kasih kepada setiap unsur yang terlibat dalam memfasilitasi, mendidik, dan mengantarkan para mahasiswa sehingga sampai pada jenjang yudisium. Beliau mengingatkan kepada mahasiswa bahwa yudisium bukanlah akhir melainkan awal dari perjuangan untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Beliau menghimbau kepada para lulusan untuk selalu meng-upgrade keilmuan dan profesionalitas, salah satunya dengan meniti studi lanjut S2 atau mengikuti pendidikan profesi guru.

H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H., Bupati Kediri, turut memberikan ucapan selamat atas keberhasilan dalam menempuh jenjang pendidikan sarjana serta menyampaikan orasi ilmiah dalam kegiatan yudisium virtual tersebut. Kepada para mahasiswa peserta yudisium, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana, harus siap menjadi diri yang tangguh dan siap menghadapi tantangan dunia nyata. Beliau memberikan himbauan kepada para lulusan untuk kembali ke daerah masing-masing dan aktif berkontribusi nyata dalam upaya pembangunan di daerah. Dalam hal ini, beliau mengutip pernyataan Tan Malaka, “Bila kaum muda yang belajar di sekolah menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.”

Beliau memprediksikan di tahun 2025, Kabupaten Kediri (khususnya) akan mengalami krisis tenaga pengajar. Hal ini ditengarai oleh jumlah guru yang akan pensiun mencapai angka 50% dalam rentang tahun 2021 sampai dengan 2024. Persoalan tersebut beliau katakan dapat menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan daerah, sehingga beliau mengharapkan lulusan Fakultas Tarbiyah yang berasal dari Kediri untuk mengabdi di Kediri dan mengisi kekosongan tersebut.

“Tarbiyah sebagai pencetak para guru diharapkan dapat melahirkan guru yang menjadi figur teladan, pembelajar, dan menjadi guru yang bisa mentransfer ilmu dengan cara menyederhanakan hal-hal yang rumit.” tambah Bapak Hanindhito.

Pembacaan Surat Keputusan Kelulusan disampaikan oleh Dr. Hj. Mu’awanah, M.Pd., selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Tarbiyah. Dalam surat keputusan tersebut disampaikan nama, IPK, dan predikat kelulusan dari 286 mahasiswa peserta yudisium. Predikat lulusan terbaik dari masing-masing program studi diraih oleh, Iffatur Rofiqoh dari Program Studi Tadris Matematika dengan IPK 3.87, Shonia Rachma Dewi dari Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3.83, Fina Maulidah Kamilah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 3.82, dan Nur Hidayati dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris dengan IPK 3.69. Sedangkan empat penulis skripsi terbaik dari masing-masing program studi antara lain, Lucky Eno Marchelin (Program Studi Tadris Matematika), Rizka Novebriana (Program Studi Pendidikan Agama Islam), Fina Maulidah Kamilah (Program Studi Pendidikan Bahasa Arab), serta Nur Hidayati (Program Studi Tadris Bahasa Inggris). Turut hadir dalam acara tersebut, Rektor IAIN Kediri, Dr. H. Nur Chamid, MM., Wakil Rektor 1, Dr. H. Ahmad Subakir, M.Ag., Wakil Rektor 2, Dr. Hj. Munifah, M.Pd., Ka Biro AUAK IAIN Kediri, Drs. H. Achmad Heru A. H., M.Si., serta beberapa perwakilan Senat Institusi dari Fakultas Tarbiyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *